Polres Pasangkayu – Sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak dan upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda, Bhabinkamtibmas Polsek Baras melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pencegahan dan meminimalisir kasus kekerasan serta pelecehan terhadap anak, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut berlangsung di Gedung Sekolah SD Inpres Balanti, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, dan diikuti oleh para siswa, guru, serta pihak sekolah dengan penuh antusias.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif kepolisian dalam memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini mengenai pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk kekerasan maupun tindakan pelecehan yang dapat mengancam keselamatan dan masa depan mereka.

Dalam penyampaiannya, Bhabinkamtibmas memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, tanda-tanda pelecehan, serta cara melindungi diri dari orang-orang yang memiliki niat buruk. Selain itu, para siswa juga diajarkan untuk berani berbicara dan melaporkan kepada orang tua, guru, maupun pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada kekerasan dan pelecehan.

Petugas juga mengingatkan pentingnya pengawasan dari orang tua dan guru terhadap aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun dalam penggunaan media sosial yang saat ini menjadi salah satu sarana yang rentan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan terhadap anak.

Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga diri, mengenali potensi ancaman, serta berani melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap anak,” ujar IPTU Fantri Alfaisar.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang menilai edukasi tersebut sangat penting dalam membangun kesadaran serta meningkatkan perlindungan terhadap anak sejak usia dini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini