
Pasangkayu — Kapolsek Pasangkayu IPTU Chandra Boyke Ombong mewakili Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., menghadiri kegiatan peresmian Jembatan Perintis Desa Martasari yang berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 16.30 WITA, bertempat di Dusun Nakula, Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu.
Peresmian jembatan tersebut dipimpin oleh Danrem 142/Tatag Mamuju Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., bersama unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Martasari.
Kegiatan diawali dengan pemotongan pita sebagai tanda peresmian Jembatan Perintis Desa Martasari, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi jembatan yang nantinya akan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Asisten II Kabupaten Pasangkayu Sunardi, S.Pd., mewakili Bupati Pasangkayu; Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Arh Imam Hanafi; Danyonif TP 874/VSG Letkol Inf Nasrullah, S.H., M.Han.; anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Putu Sulaksana, S.H.; Camat Pedongga M. Takdir; Kepala Desa Martasari I Wayan Astawa Yasa; Babinsa Martasari Serda Sultoni; Bhabinkamtibmas Martasari Aipda Ari Mustofa; para kepala dusun Desa Martasari; serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Martasari, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari serta akses anak-anak sekolah yang sebelumnya mengalami kendala dalam melintasi jalur tersebut.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Pasangkayu IPTU Chandra Boyke Ombong menyampaikan bahwa peresmian jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan dan peresmian jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi seluruh pihak dalam mendukung program pemerintah, sekaligus memberikan akses yang lebih aman dan mudah bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang menggunakan jalur ini,” ujar IPTU Chandra Boyke Ombong.
Dengan diresmikannya Jembatan Perintis Desa Martasari, diharapkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat semakin lancar, sekaligus menjadi sarana penunjang bagi peningkatan perekonomian, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat setempat.


















