
PASANGKAYU — Polsek Bambalamotu melaksanakan monitoring pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa/siswi serta penerima manfaat lainnya pada Senin, 31 Agustus 2026, sekitar pukul 08.00 WITA, di Desa Letawa, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan kelompok penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, program MBG di Desa Letawa dikelola oleh SPPG Yayasan Sam Cahaya Mandar. SPPG tersebut dipimpin oleh Ribka Monika, S.Gz selaku Kepala SPPG, bersama Ahli Gizi Eka Handayani Amri, A.Md, Gz, bagian akuntansi A. Wahyuningsih, S.Ak, serta Asisten Lapangan Muh. Indra Purwansyah dan didukung sebanyak 32 orang relawan.
Program MBG tersebut menyasar 13 sekolah dengan jumlah guru dan tenaga kependidikan sebanyak 138 orang. Selain itu, penerima manfaat juga mencakup kelompok 3B melalui 10 posyandu.
Salah satu posyandu penerima manfaat yakni Posyandu Dahlia, dengan penerima terdiri dari 23 balita, 4 ibu hamil, dan 10 ibu menyusui, sehingga total penerima manfaat di posyandu tersebut sebanyak 37 orang.
Pada pelaksanaan kali ini, menu makanan yang dibagikan terdiri dari nasi putih, ayam goreng lengkuas, tahu bumbu kuning, kari wortel dan kentang tanpa santan, serta buah melon. Sebelum makanan diberikan kepada penerima manfaat, dilakukan pula uji organoleptik terhadap 36 ompreng sebagai bagian dari pengawasan kualitas makanan.
Secara keseluruhan, jumlah penerima program MBG yang terdiri dari peserta didik serta tenaga pendidik mencapai 1.090 orang.
Kapolsek Bambalamotu IPTU Ayi Solihin menyampaikan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik, aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah, sekaligus membangun sinergi dengan penyelenggara agar program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui program MBG, diharapkan pemenuhan asupan gizi bagi anak-anak dan kelompok masyarakat penerima manfaat dapat terus ditingkatkan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan gizi buruk serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali.


















