Pasangkayu – Memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Sarudu Polres Pasangkayu terus memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.Kamis (10/9/2026), mulai pukul 09.00 hingga 12.15 WITA, personel Polsek Sarudu dipimpin langsung Kapolsek Sarudu Iptu Sofian Safrudin, S.Pd., melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Duripoku.

Kegiatan tersebut digelar di dua lokasi, yakni Aula Kantor Kecamatan Duripoku, Desa Tamarunang, serta Balai Desa Sipakainga. Turut hadir Camat Duripoku Saparuddin, S.Pd., M.Pd. bersama staf, Kepala Desa Sipakainga Ahmad bersama para kepala dusun, Babinsa Desa Tamarunang dan Desa Sipakainga Sertu Hardiman, Ph. Kapospol Duripoku Aiptu Sapri, Ps. Panit Intelkam Aipda Risal, serta tokoh masyarakat dari Desa Tamarunang dan Desa Sipakainga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sarudu Iptu Sofian Safrudin menyampaikan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menghadapi ancaman Karhutla, terlebih di tengah kondisi musim kemarau.

“Potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau cukup tinggi. Dampaknya bukan hanya merusak lingkungan dan menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap,” ujar Kapolsek.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian serta pengawasan terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal dan lahan masing-masing.

Kapolsek juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak Kepolisian maupun aparat desa apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan, sehingga dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.

Menurutnya, upaya pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara Kepolisian, pemerintah, aparat desa, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.

“Mari kita jaga bersama hutan, lahan dan lingkungan kita demi keselamatan serta kesehatan bersama,” pesannya.

Masyarakat dan pemerintah setempat menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Polsek Sarudu juga memastikan edukasi pencegahan Karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui Bhabinkamtibmas dengan menggandeng pemerintah desa dan instansi terkait.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla sekaligus mendorong kepatuhan terhadap aturan, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Duripoku dapat dicegah sejak dini.

Polri hadir untuk mengedukasi, mengayomi, dan bersama masyarakat menjaga lingkungan agar tetap aman dan lestari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini