
PASANGKAYU – Polsek Sarudu melalui kegiatan problem solving berhasil memediasi perselisihan yang melibatkan sejumlah pelajar perempuan di wilayah Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu. Mediasi tersebut berlangsung di Kantor Polsek Sarudu, Dusun Kampung Baru, Desa Dapurang, pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Perselisihan bermula pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 13.30 WITA di Pantai Barat, Desa Dapurang. Peristiwa tersebut melibatkan Nurfariska (16), Rianti (16), dan Rahmadina (16), yang dipicu oleh persoalan lama hingga berujung pada adu mulut dan perkelahian antara Nurfariska dan Rianti.
Dalam kejadian tersebut, Rahmadina sempat merekam peristiwa menggunakan telepon genggamnya. Video tersebut kemudian dibagikan kepada Rianti dan diunggah melalui status WhatsApp hingga diketahui oleh orang tua Nurfariska. Keberatan atas beredarnya video tersebut kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian melalui laporan di Polsek Sarudu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sarudu mempertemukan para pihak bersama orang tua dan saksi masing-masing untuk mencari penyelesaian melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan.
Mediasi dipimpin dengan melibatkan Kanit Reskrim Polsek Sarudu Aiptu Imran Latif, Bhabinkamtibmas Desa Tirtabuana Bripka Nurdin Kanda, serta Banit Reskrim Bripda Risaldi.
Dalam proses mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk saling meminta maaf dan memaafkan, berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa maupun tindakan lain yang melanggar hukum, serta menjaga hubungan persahabatan dengan baik. Pihak yang mengunggah video juga telah menghapus unggahan tersebut dari WhatsApp.
Atas kesepakatan bersama, kedua belah pihak memilih menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan tidak melanjutkannya ke proses hukum, dengan tetap berkomitmen menjaga ketertiban serta menghindari konflik serupa di kemudian hari.
Kegiatan mediasi selesai sekitar pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.
Kapolsek Sarudu IPTU Sofian Safruddin menegaskan bahwa pendekatan problem solving merupakan salah satu upaya kepolisian dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat secara humanis, mengedepankan dialog, serta mendorong terciptanya perdamaian.
Melalui kegiatan ini, Polsek Sarudu mengimbau para pelajar agar mampu mengendalikan emosi, menyelesaikan perbedaan melalui komunikasi yang baik, serta bijak menggunakan media sosial dengan tidak menyebarluaskan konten yang dapat memperkeruh persoalan atau merugikan pihak lain.
Polsek Sarudu berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, damai, dan kondusif.


















