
Pasangkayu – Polsek Pasangkayu terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta antrean panjang kendaraan di SPBU Ako, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu.
Pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 08.30 WITA, personel Polsek Pasangkayu melaksanakan koordinasi dengan Pengawas SPBU Ako, Abd. Rahman, guna mengetahui kondisi terkini stok BBM serta situasi antrean kendaraan di lokasi tersebut.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Pasangkayu, Aiptu I Kadek Sudarman, bersama Briptu Arnolis dan Bripda Erwin. Turut hadir Pengawas SPBU Ako, Abd. Rahman, serta karyawan SPBU, Sapri.
Dalam koordinasi tersebut, Pengawas SPBU Ako, Abd. Rahman, menyampaikan bahwa persediaan BBM pada hari itu hanya tersisa untuk kebutuhan darurat (emergency) karena belum adanya pendistribusian BBM dari Depot Donggala.
Adapun stok BBM yang tersisa di SPBU Ako, yakni Solar sebanyak 2,7 ton dan Pertalite sebanyak 1,8 ton, yang keduanya diperuntukkan sebagai persediaan darurat.
Abd. Rahman juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran petugas kepolisian yang melakukan pengamanan di SPBU. Menurutnya, kehadiran personel kepolisian membantu menciptakan ketertiban bagi kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan BBM.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Polsek Pasangkayu berupaya memantau perkembangan situasi di lapangan, menjaga ketertiban antrean, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat terbatasnya persediaan BBM.
Kapolsek Pasangkayu, IPTU Candra Boyke Ombong, menegaskan melalui kegiatan personelnya bahwa koordinasi dengan pihak SPBU merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi terbatasnya pasokan BBM.
Polsek Pasangkayu akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di sekitar SPBU.


















