
PASANGKAYU – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan imbauan kepada para pemuda di wilayah desa binaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, bertempat di salah satu warung kopi (warkop) yang berada di Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong menyampaikan bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyempatkan diri berdialog dan menjalin komunikasi secara langsung dengan para pemuda. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyerap informasi, mendengarkan aspirasi, serta mengetahui perkembangan situasi keamanan di lingkungan masyarakat.
Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas agar para pemuda senantiasa menjaga pergaulan, menghindari segala bentuk kenakalan remaja, tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras, serta menjauhi tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Para pemuda juga diajak untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, bijak dalam menggunakan media sosial, serta menghindari perselisihan dan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas mengajak generasi muda agar berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, membangun hubungan yang baik antarsesama, serta menjadi pelopor dalam menciptakan suasana desa yang aman, damai, dan kondusif.
Melalui kegiatan sederhana di warung kopi tersebut, diharapkan terbangun kedekatan emosional antara Polri dan generasi muda sehingga komunikasi serta kerja sama dalam menjaga kamtibmas dapat terus terjalin dengan baik.
Polres Pasangkayu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang dan pendekatan persuasif sebagai wujud pelayanan Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.


















