Pasangkayu – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pasangkayu melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus melakukan langkah preventif dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan imbauan dan sosialisasi kepada para sopir truk pengangkut buah kelapa sawit yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 11.20 WITA.

Kegiatan tersebut menyikapi masih ditemukannya truk pengangkut buah kelapa sawit yang membawa muatan melebihi kapasitas atau overload, serta kendaraan yang belum dilengkapi penutup jaring secara memadai pada bagian bak muatan. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, kerusakan jalan, maupun membahayakan pengguna jalan lainnya apabila muatan tidak ditata dan diamankan dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel menyambangi langsung titik kumpul para sopir yang berada di lokasi timbangan buah sawit di Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu. Personel memberikan edukasi serta imbauan kepada para sopir agar lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum dan selama melakukan perjalanan.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kasat Lantas Polres Pasangkayu IPTU Karina Rara Ayu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran para pengemudi terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Para pengemudi kami imbau agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan serta memastikan muatan tertutup dan terikat dengan aman. Hal ini penting bukan hanya untuk keselamatan pengemudi, tetapi juga untuk melindungi pengguna jalan lainnya,” ujar Kasat Lantas.

Personel juga mengingatkan para sopir agar sebelum berangkat terlebih dahulu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, termasuk sistem pengereman, ban, lampu serta kelengkapan keselamatan lainnya.

Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, muatan yang berlebihan juga dapat memberikan beban lebih terhadap kendaraan dan infrastruktur jalan. Sementara muatan buah sawit yang tidak ditutup dengan baik berpotensi tercecer ke badan jalan dan dapat mengganggu keselamatan pengendara yang berada di belakang maupun di sekitar kendaraan tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Sat Lantas Polres Pasangkayu mengedepankan pendekatan preventif dan humanis dengan memberikan pemahaman kepada para sopir sebelum terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan.

Sat Lantas Polres Pasangkayu mengajak seluruh pelaku usaha angkutan dan para pengemudi truk sawit untuk bersama-sama menjadi bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Muatan aman, perjalanan nyaman, keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab kita bersama.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini