
Pasangkayu – Bhabinkamtibmas Polsek Baras bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian perkelahian antar pelajar yang terjadi di lingkungan SMAN 1 Bulutaba, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Kegiatan tersebut dilakukan AIPTU J. Nababan setelah menerima informasi adanya perkelahian antar pelajar yang berpotensi berkembang menjadi bentrokan massa. Setibanya di lokasi, Bhabinkamtibmas langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan menenangkan situasi agar tidak meluas.
Dalam kejadian tersebut, seorang pelajar berinisial R (18) mengalami luka pada bagian hidung hingga mengeluarkan banyak darah. Korban kemudian dibawa oleh Bhabinkamtibmas ke Puskesmas Bulutaba untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari hasil pengumpulan bahan keterangan, perkelahian bermula sekitar pukul 15.20 WITA saat bel tanda pulang sekolah berbunyi. Korban melihat kerabatnya, Kelvin, dihadang oleh sejumlah pelajar hingga terjadi perkelahian. Korban bersama beberapa rekannya kemudian berusaha melerai, namun situasi justru berkembang menjadi perkelahian yang melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa wilayah.
Informasi mengenai korban yang mengalami luka kemudian menyebar kepada warga Desa Kulu. Sejumlah warga sempat mendatangi wilayah lain untuk mencari pihak yang diduga terlibat, sehingga situasi berpotensi berkembang menjadi bentrokan antar kelompok.
Pihak keamanan kemudian segera melakukan langkah persuasif dengan menenangkan keluarga korban dan warga yang datang ke lokasi. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri serta menyerahkan setiap persoalan kepada pihak Kepolisian untuk diselesaikan sesuai ketentuan hukum.
Selain mengamankan situasi, AIPTU J. Nababan juga memberikan nasihat dan pembinaan kepada sejumlah pelajar yang terlibat di ruang Kepala Sekolah. Pihak sekolah turut diberikan ruang untuk membantu menyelesaikan perselisihan tersebut secara kekeluargaan.
Rencananya, pihak sekolah akan mempertemukan para pelajar yang terlibat pada Rabu, 26 Agustus 2026, mengingat Selasa merupakan hari libur sekolah. Pertemuan tersebut akan dilakukan apabila pihak korban bersedia menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan di lingkungan sekolah.
Bhabinkamtibmas menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di lingkungan sekolah, serta mengajak para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi dan menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang damai.
Berkat langkah cepat pihak keamanan, situasi di lingkungan sekolah maupun wilayah sekitar berhasil dikendalikan dan berjalan aman serta kondusif.


















